Kamis, 18 April 2013

Upaya

Kemarin malam adikqu bercerita. Bercerita tentang kecurangan di sekolahnya. Saat ini dia sedang menghadapi UN dan di kelasnya terindikasi ada kebocoran soal. Hanya tiga orang di kelasnya yang tidak menggunakan bocoran tersebut salah satunya adalah adikqu. 

Dia kecewa dan merasa tidak adil atas penyelenggaraan UN ini. Sudah jelas-jelas di depan mata terdapat kecurangan. Setiap anak yang bersedia membayar ratusan ribu rupiah akan mendapat soal ujian beberapa jam sebelum ujian tersebut dimulai. Kecurangan ini sempat membuat adikqu patah arang. Pasalnya nilai UN tahun ini akan digunakan sebagai bahan penilaian untuk masuk ke PTN. 

Yang aqu sampaikan ke adikqu malam itu adalah:
"Orang-orang seperti kita memang tidak ada kuasa ataupun biaya tapi kita memiliki upaya"

Hari ini UN telah berakhir. Dan aqupun mengajaknya makan bersama untuk merayakan terlewatinya UN dengan upaya maksimal yang dia miliki. Menikmati sepotong pizza dan menghabiskan waktu bersama. Indahnya :D






sumber gambar dari sini




Senin, 15 April 2013

Apa kabar ?

Apa kabar adalah kalimat prolog yang biasa digunakan untuk awal pembicaraan. Penggunaan kalimat ini memiliki tujuan yg bervariasi. Berikut tujuan penggunaan apa kabar menurut versi saya :
  1. apa kabar sebagai bentuk pertanyaan jujur, memang tujuannya untuk menanyakan kabar seseorang
  2. apa kabar bisa jadi bentuk derivasi dari kalimat saya kangen kamu
  3. apa kabar basa basi yang diikuti dengan kalimat permintaan tolong atau kalimat lainnya yang intinya ada maunya
  4. apa kabar pemecah keheningan saat dua orang sedang bersama namun saling terdiam
  5. apa kabar diucapkan karena tidak tahu harus berbicara apa
  6. apa kabar sebagai judul acara berita salah satu stasiun tv swasta
  7. dan fungsi lainnya

jadi apa kabar hari ini?




sumber gambar dari sini

Kamis, 11 April 2013

Surat Bunda

Waktu menunjukkan pukul 02.00 dinihari, saat tangisan pertamamu terdengar di ruang operasi. Bunda merasakan bahagia tak terkira sampai tak terasa air mataku membasahi pipi. Akhirnya kita bisa melalui ini bersama nak!. Tidak hanya kita yang berjuang malam ini sayang, ayahmupun ikut berjuang melawan ketakutannya. Dia melawan rasa takutnya melihat darah demi menemani bunda dan kamu.

Malam ini, bunda merasa jadi wanita sempurna karena memiliki kamu dan ayahmu. Namun kesempurnaan itu hanya hinggap sementara, dia hanya datang menyapa lalu pergi begitu saja.

Tak lama setelah kau lahir, dokter memberitahu bahwa ada kelainan pada dirimu. Indra penglihatanmu tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Mendengar itu, bunda merasa marah meskipun bunda tahu tidak ada tempat untuk bunda melayangkan kemarahan ini. Bagaimana bisa kamu memiliki kekurangan itu. Sembilan bulan bunda mencukupi segala kebutuhanmu. Dari mulai susu, vitamin, makanan bernutrisi, senam yoga dan semua hal untuk kebaikanmu bunda lakukan sayang. Selama kamu dikandungan bunda tak pernah absen mendengarkan musik klasik selama bekerja. 

Bentuk kemarahan bunda waktu itu adalah dengan mengelak keberadaanmu. Bunda tak mau memberimu asi. Bunda tidak mau memeluk ataupun menimangmu. Bahkan berada dalam satu ruangan bersamamu pun bunda tidak mau. Ayahmu cukup frustasi menghadapi sikap bunda ini. Tapi dengan sabar dia memberikan pengertian bahwa hal terbaik yang bisa dilakukan adalah

"menerima" 


Sesaat setelah bunda bisa menerima, bundapun langsung berlari menuju ruangan bayi. Tak peduli bahwa masih ada luka caesar di perut bunda. Yang bunda inginkan saat itu adalah segera mendekapmu, memelukmu erat, meminta maaf. Tangisan bunda pecah. Bunda menangis meraung sejadi-jadinya. Maafkan bunda sayang.

Sejak saat itu bunda memutuskan untuk selalu ada di dekatmu. Bunda akan selalu menemami setiap tumbuh kembangmu. Resign dari kantor adalah pilihan bunda.

Sekarang kamu sudah bisa berjalan. Berjalanlah sayang. Nikmati lembutnya pasir pantai ini. Setiap jejak kaki mungilmu merupakan kebahagian bunda.






Kuta, 27 Januari 2013



Senin, 25 Maret 2013

Tanzil Bersaudara

Keluarga Youk Tanzil adalah keluarga yang paling beruntung menurut versi saya. Bukan karena mereka mendapatkan undian berhadiah 1 Milyar ataupun emas 1 Kg namun karena mereka beruntung bisa memiliki pengalaman menjejakkan kaki di setiap sudut nusantara ini.



Ide ekspedisi Ring Of Fire bermula dari seorang pengusaha yang cinta akan kekayaan alam negeri ini. Ya dialah Youk Tanzil. Pria berusia 57 tahun ini merasa terusik saat kekayaan alam dan ragam budaya bangsa lebih diapresiasi oleh bangsa lain. Hal inilah yang membuat Youk Tanzil memiliki gagasan untuk mendokumentasikan keindahan nusantara dan kekayaan budaya Indonesia. Niat suci seorang Youk Tanzil ternyata mendapat sambutan baik dari Bapak Rahmat Gobel. Beliau bersedia menjadi sponsor dalam project Ring Of Fire dan perjalananpun dimulai.

Project Ring Of Fire ini terbagi menjadi lima tahap. Tahap I Tim akan mengelilingi pulau NTT-NTB-Bali-Jawa. Dalam waktu 50 hari, ekspedisi tahap I berhasil diselesaikan. Tahap II akan dilanjutkan dengan mengitari pulau Sulawesi dan Maluku. Perlu waktu 80 hari untuk bisa menikmati keindahan dua pulau tersebut. Di televisi yang sedang tayang saat ini adalah ekspedisi tahap II. Untuk tahap III-V direncanakan akan selesai di tahun 2013 dengan target mengelilingi pulau Sumatera-Kalimantan-Papua.

Anggota tim yang terlibat dalam ekspedisi ini antara lain Youk Tanzil, Banyu Tanzil, Chintara Diva Tanzil, Giovanni Tanzil, Andrew Las Marias, dan kru tim lainnya. Hebatnya seorang Youk Tanzil menurut saya adalah dia melibatkan seluruh anak-anaknya untuk ikut serta dalam perjalanan Ring Of Fire ini. Seperti dalam tayangan Ring Of Fire tanggal 24 Maret 2013 yang menceritakan tentang pendakian Tim Ring Of Fire ke puncak gunung Gamkonora. Ternyata pendakian tersebut merupakan pengalaman pertama bagi Diva Tanzil dan Giovanni Tanzil. Pendakian ini bukan hanya perjalanan raga tapi juga jiwa bagi mereka. Diva merasakan betapa pendakian ini mengajarkan dia untuk bisa menahan emosi dan ego. Sedangkan Giovanni mendapat kepercayaan dirinya saat berhasil menggapai puncak gunung Gamkonora. 

Mendengar ratusan bahasa dan melihat jutaan senyum yang berbeda dari Sabang sampai Merauke akan membuat jiwa ini kaya. Saya yakin Tanzil Bersaudara akan lebih kaya jiwanya setelah melalui rangkaian ekspedisi ini. Disitulah letak keberuntungan Tanzil Bersaudara yang saya sebutkan di awal. Kekayaan yang tak ternilai harganya. Priceless.

Melihat keberuntungan mereka apakah saya merasa iri? Oh tentu tidak, karena saya yakin saya dan keluarga akan mengalami hal yang sama 20 tahun lagi. Suami, saya dan anak-anak kami akan berkeliling menjumpai ratusan gunung dan mengarungi puluhan lautan untuk lebih mengenal Tanah Air ku Indonesia - Negeri elok amat ku cinta. Semoga :D. 


gantengnya masqu hihi ;p

OOT : Kalo saya di posisi Diva Tanzil, saya kayaknya mau deh cinlok sama Andrew Las Marias. Orangnya cool, keren, gagah gimana gitu hahahah ;p

Rabu, 20 Maret 2013

Sederhana

Kebahagiaan ini sederhana
Saat kau membawakan sarapan dan kitapun makan bersama
Keindahan ini sederhana
Saat kau tersenyum manja mengajakku bercanda
Kesenangan ini sederhana
Saat kau berlari riang mengejar ombak yang menerjang
Keceriaan ini sederhana
Saat kau menyapa dari ujung telepon sana
Ternyata kesederhanaan ini begitu bermakna
Saat kau sudah tiada..

Senja





Selasa, 05 Maret 2013

Paus Biru di dalam Kolam Air Tawar

Paus biru adalah penghuni samudera luas
Dapat berenang bebas dan tidak terbatas
Bayangkan jika seekor Paus biru harus tinggal di dalam kolam !
Apalagi kolam tersebut adalah kolam air tawar
Salah habitat Salah tempat
Seperti itulah yang saya alami sekarang
Salah habitat Salah tempat
Seorang statistisi yang sibuk mengurusi penggalian potensi - bukan spesialisasi saya
Keseharian saya di kantor sebagian besar adalah urusan administrasi yang sanggup bikin diri ini frustasi
Sungguh saya katakan pekerjaan adminsitrasi ini tidaklah sulit, bahkan lebih mudah dari mempelajari Teori Statistika
Tapi sungguh juga saya rasakan pekerjaan ini tidak saya cintai
Namun biar bagaimanapun saya harus terus maju
Tidak ada mode mundur di jalan yang saya lalui ini
Saya akan terus maju pantang mundur sampai suatu saat nanti saya menemukan tikungan
Tikungan yang mengarah ke habitat saya yang seharusnya




sumber gambar dari sini