Jumat, 13 September 2013

Kelas Inspirasi ... part (1)

Kelas inspirasi adalah kegiatan dimana para profesional yang sukses karena pendidikan untuk turun tangan berbagi cerita dan pengalaman kerja selama sehari di Hari Inspirasi. Saya mengetahui informasi tentang kelas inspirasi dari seorang teman yang mengirimkan pesan melalui grup whatsapp. Teman saya, Tia Rahmina, mengirimkan link tentang kelas inspirasi tersebut. Sayapun langsung cek ke tkp. Di halaman muka web kelas inspirasi tertulis tag line :

Langkah menjadi panutan.
Ujar menjadi pengetahuan.
Pengalaman menjadi inspirasi.

Sontak sayapun langsung jatuh hati dengan kegiatan mengajar sehari ini. Dan bertekad untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Namun, saat mengisi formulir pendaftaran saya sempat berkecil hati. Dalam formulir tersebut diminta mendeskripsikan tentang pekerjaan saya. Huuffhtt, sejujurnya cukup berat mengisi bagian tersebut. Karena saya tidak mengerti pekerjaan rutin saya sebenarnya apa, sebagian besar yang dikerjakan adalah pekerjaan ad hoc yang amat sangat tergantung pada pimpinan yang saat itu menjabat.

Akhirnya niat untuk daftar saya urungkan sementara, sambil memahami sisi apa dari pekerjaan saya yang dapat menginspirasi. Setelah libur lebaran, saya berkonsultasi dengan teman saya, Anika, tentang materi sosialisasi yang biasa disampaikan saat acara "Pajak Goes to School". Kebetulan anika ditempatkan pada bagian penyuluhan. Aha, bagaikan menemukan titik terang, pembicaraan saya dengan anika membuahkan hasil. Kojib yang menjadi icon DJP dapat menjadi bahan saya untuk bercerita tentang pajak itu apa. Sayapun membuat kisah tentang "Petualangan Kojib dan Tiko - Si Lebah Pengumpul". Pendaftaran relawan selesai dilaksanakan. Alhamdulillah niat baik ini menemukan jalannya :)).

Hari pengumuman relawan yang terpilihpun tiba. 25 Agustus 2013. Email yang saya harapkan tidak kunjung datang. Yah saya tidak terpilih. Sempat berkecil hati. Tapi saya tidak akan berhenti. Kesempatan berikutnya akan saya coba lagi. 

Pukul 23.27 suara siul HP saya berbunyi. Isinya menyatakan bahwa saya terpilih menjadi salah satu relawan di kelompok 11. Yipiieee. *dancingdancing*. Alhamdulillah, niat baik ini menemukan jalannya (lagi).

Dalam email tersebut disebutkan ada tiga rangkaian kegiatan.
1. Hari Briefing : Sabtu, 31 Agustus 2013
    Tempat         : Kantor PGN Area Bogor

2. Hari Inspirasi  : Rabu, 11 September 2013`
    Tempat          : 21 SD di Bogor

3. Hari Refleksi  : Sabtu, 14 September 2013
    Tempat         : Gedung Pertamina Pusat, Gambir.

Oke saya pun langsung membuat lingkaran merah pada kalender. 


**** 31 Agustus 2013 ****

Briefing dilaksanakan di Kantor PGN Bogor. Bogor tentu bukan tempat asing bagi saya. Banyak ikatan bathin yang terjadi pada kota hujan ini. Saya berangkat pagi-pagi menuju bogor, dan seperti biasa selalu datang telat dan sendirian. Hihi bad habit yang sulit diubah. 

Seperti yang disebutkan dalam email, saya adalah anggota Kelompok 11. Saat briefing itu saya mengenal beberapa anggota kelompok 11 lainnya yaitu Pak HH, Pak Yanto, Mas Felix, Nurul, Erma, Mba Prita, Mas Bimas dan Mas Novian. Dalam daftar hadir terdapat 19 relawan yang menjadi anggota kelompok 11. Saya akan membuat posting khusus tentang para relawan yang hebat ini :D.


#cerita dilanjutkan besok, sudah adzan maghrib. saatnya sholat lalu cabut#

Sabtu, 07 September 2013

[repost note FB] Car Free Night

Car Free Night

January 1, 2013 at 3:06am
Satu hal yg pasti ditemukan pada acara car free night semalam yang saya yakin pasti ada di CFN kota manapun yaitu sampah. Acara CFN semalam bukan hanya berhasil mengumpulkan warga ibukota tapi juga berhasil mengumpulkan sampah. Sepertinya ribuan orang indonesia kalo sedang berkumpul tidak afdol jika tidak menelurkan ribuan sampah. Plastik, kertas, sterefoam, sendal, payung bertebaran di sepanjang jalan MH Thamrin dan Sudirman. Hasil ketidak disiplinan manusia ini hanya menambah sulit kerja para petugas kebersihan. Tapi setidaknya ada dua hal yang saya suka dari CFN semalam. Pertama, kembang api yang selalu bisa menghadirkan kebahagiaan. Kedua, musik yang disajikan. Sebagai penikmat semua jenis musik saya menikmati lagu-lagu yang disajikan dari panggung satu ke panggung lain. Mulai dari reggae, pop, dangdut dan musik ska. Saat panggung di dkt hotel sari pan pacific menyajikan lagu sakit hati dari tipe-x, sontak semua orang langsung berjoget ska. Jadi ingat kelakuan teman2 SMP saya dulu yang merubah gerakan SKJ menjadi joget ska, hihi lucunya..
Selamat tahun baru man teman. semoga selalu menjadi lebih baik :D :D


Salam Olahraga, 1 Januari 2013

[repost note FB] Air Mineral

Air Mineral

December 10, 2012 at 11:00am
Aku selalu ingat pancaran wajahmu saat memenangkan perlombaan atau berhasil menggapai apa yang kamu inginkan. Ekspresi yang selalu sama. Binar mata yang cerah, senyum kemenangan yang dihiasi dengan gigi putihmu itu dan kalimat wajib "I did it". Itulah kamu yang selalu berhasil mendapat apa yang diinginkan. Mengenalmu sama dengan mengenal cita-cita dan segala keinginanmu. Dan ambisimu inilah yang membuat aku terkesan sampai akhirnya jatuh hati.

Kamu masih ingat setelah kita menjalani tes minat dan bakat waktu SMA dulu. Setelah tes itu kita pernah berdebat panjang dan dari perdebatan itu kita sadar bahwa kita begitu berbeda.
"Orientasi hasil atau menghargai proses?" tanyamu saat aku menyodorkan air mineral di kantin sekolah waktu itu.
Sambil mengambil posisi duduk di sebelahmu akupun menjawab "Menghargai proseslah!". Kamu langsung heran atas jawabanku dan langsung menyerangku.
"Kenapa menghargai proses? Bukannya setiap proses itu pasti punya yang namanya tujuan a-k-a hasil. Ya kalo mau hasilnya baik tentu kita akan mempersiapkan proses yang baik juga dong. Jadi langsung aja fokus ke hasilnya."
"Menghargai proses juga bukan berarti mengabaikan hasil Taraaa. Gw lebih milih menghargai proses karena menurut gw setiap langkah untuk mencapai hasil itu harus kita nikmati. Sama kayak lo lari marathon. Lo tetap tahu titik finish lo dimana dan sambil menuju titik finish itukan lo bisa sambil menikmati pemandangan yang ada."
"Ya kalo bisa lebih cepat sampai ke tujuan kenapa harus berlama-lama menikmati prosesnya. Dan menurut gw sprint itu lebih mengasyikkan dibanding marathon. Lo bisa cepet sampai ke tujuan lo."
"Weits, mau cepet-cepet amat nyampe di finish. Mau ngalahin si Usain Bolt yak." usahaku untuk melumerkan suasana ini. Tapi kau tetap saja merengut, belum menerima kalau pandangan kita berbeda.
"Tara kamu tahu salah satu lagu padi yang liriknya 'Bukankah hidup adalah perhentian, tak harus kencang terus berlari'. Aku setuju sama lirik lagu itu. Dan inilah aku ada untuk menjadi air mineral bagimu. Karena hanya air mineral yang bisa membuat sprinter kayak kamu berhenti berlari :D"
Akhirnya kau tersenyum dan kitapun tertawa bersama. Kita memang hidup di dunia yang berbeda tapi aku tahu bahwa kita saling mencinta.

Ternyata kenangan manis di kantin sekolah waktu itu tidak cukup untuk membuatku berubah pikiran. Akhir-akhir ini aku berpikir untuk melepaskan saja genggaman tanganmu agar kau bisa bebas berlari cepat dan akupun bebas menikmati pemandangan. Sprinter hanya akan berlari di lintasan pendek, tapi kamu adalah sprinter pada lintasan marathon. Aku sudah tidak sanggup mengimbangimu lagi tara.Maafkan Tara, aku tidak bisa menjadi air mineralmu lagi.



Bandung, 10 Des 2012

[repost note FB] Jembatan

Jembatan

December 5, 2012 at 9:24am
"Apakah kamu melihat jembatan?? ya di sana di sana.."
Gak asing dunx sama tokoh yang suka mengucapkan kalimat di atas. Yap betul sekali, tokoh itu anak perempuan yang memiliki poni, bermata besar dan selalu mengenakan ransel serta selalu ditemani oleh monyet yang bernama boots (baca : dora)

Sama halnya dengan dora yang suka menggunakan jembatan untuk ke tempat tujuannya, sayapun juga termasuk pengguna setia jembatan penyebrangan.
Jembatan penyebrangan sudah menjadi bagian dari keseharian saya. Setiap pagi saya pasti melalui jembatan yang berada di kawasan gatot soebroto. Karena seringnya saya melewati jembatan ini, maka ada beberapa kebiasaan di jembatan tersebut yang saya apal. Seperti penjual ketan bakar yang selalu ada di jembatan itu tiap hari senin. Pola mangkal si penjual ketan bakar ini belum terlihat jelas oleh saya tapi yang pasti tiap senin abang2 ini selalu berjualan di sana. Kalau hari senin kalian bisa menemukan ketan bakar di jembatan ini maka esok harinya (selasa) kalian akan menemukan penjual rebusan. Abang penjual rebusan ini selalu ada di tiap hari selasa dan hari kamis. Melewati jembatan itu di hari rabu akan terasa berbeda, karena jembatan saya (jiah sudah merasa memiliki aja pake istilah jembatan saya hehe) akan terlihat bersih sekali di hari rabu. Saya rasa bersihnya jembatan itu tiap hari rabu berkat jasa seorang ibu, sebut saja ibu sari. Ibu sari ini selalu terlihat di hari rabu dengan sapu lidi di sampingya. Beliau tidak pernah menengadahkan tangan untuk minta dibelaskasihani. Tapi jasa beliau membersihkan jembatan membuat sebagian pengguna jembatan ingin berbagi rezeki dengannya. Terima kasih ibu sari.
Senin, selasa, rabu, kamis sudah. Sekarang tinggal jumat. Ehhmm untuk hari jumat saya belum bisa menemukan kebiasaan apa yang selalu terjadi di jembatan itu. Yang saya ingat hanya kejadian saya dan jembatan itu jumat sore.

Suatu jumat sore sepulang kerja saya diserang penyakit semapis (serasa mau pipis). Karena sudah di luar kantor dan males balik lagi ke sana hanya untuk numpang ke toilet, maka saya putuskan numpang toilet di biosskop seberang kantor saja. Niatnya biar sekalian menuju arah pulang. Selama perjalanan menyebrangi jembatan itu menuju TKP (toilet bioskop) penyakit semapis saya makin kronis. Dengan semangat 45 saya menuju ke bioskop itu dan langsung ke arah toilet. Alhamdulillah selamat, setelah lega dan bisa tersenyum lagi saya segera keluar toilet dan berencana keluar bioskop mindik-mindik agar gak ketauan kalo cuma numpang ke kamar mandinya tadi. Eh ternyata saya baru sadar, bioskop ini sepiiiiii banget cuma ada saya dan 3 orang lainnya. Ya ampun ini mah bakal ketauan da kalo langsung keluar bioskop. Oke saya putuskan untuk membeli sesuatu saja. Saat itu saya pilih untuk membeli orange juice saja. Dan alamak ternyata harga satu cup orange juice itu 35ribu. Mahaalll kali. Seharusnya bisa dapat 5 kilo jeruk dengan harga segitu mah. Karena sedih 35ribu saya melayang, tanpa disadar langkah kaki ini membawa saya kembali ke jembatan itu. Saya menikmati satu cup orange juice tersebut di atas jembatan sambil melihat wajah ibukota di sore hari alias traffic jam. Perlahan saya nikmati orange juice tersebut agar saat orange juice itu abis saya bisa berdendang "aku suka orange juicenya hingga tetes terakhir". Hahaha lebay ya cerita saya, tapi ini bener kenyataan loh yang tidak didramatisir.

Sebelum bekerja ditempat sekarang, saya pernah bekerja di salah satu company yang kantornya ada di kawasan sudirman. Jembatan di depan gedung bank permata itu jadi bagian dari keseharian saya juga. Tapi itu dulu, dua tahun yang lalu. Yang saya ingat dari jembatan itu adalah pemain saxophone yang kereennn banget. Mas2 pemain saxophone ini gak jelas adanya kapan aja di jembatan itu. Yang jelas permainan saxophone mas2 itu kereenn banget deh. Begitu menjiwai. Pernah di suatu malam selepas pulang kantor, saya berjalan sendirian ditemani rintik hujan dari kejauhan alunan saxophone itu sudah terdengar. Indah. Romantis. Ah sayang saya hanya berjalan sendirian di pedestrian jalan sudirman. Tak ada kekasih yang menemani haha.

Sebenarnya masih ada lagi beberapa cerita saya dan jembatan. Tapi hari sudah malam waktunya ikan bobo :D

[repost note FB] Malino

Malino

November 9, 2012 at 3:46pm
Menjemukan, rasa itu Menafsir mimpi, sehalus sepi

Rasa hati, melawannya Rasa hati, seandainya

Mari rasuk, merasuk

Bila kau rindu, Aku 'kan datang segera

Senada

Kau rindukan waktu yang pergi Datanglah kembali padaku

*** Lirik lagu di atas merupakan lirik lagu Malino yang ada di dalam album Rasuk milik The Trees and The Wild. Awal mendengarkan lagu itu, saya merasa biasa saja. Tak ada sesuatu yang menarik saya untuk melirik lebih jauh terhadap lagu itu. Bahkan bisa dibilang lagu itu jarang saya putar berulang-ulang. Saya lebih memilih Irish Girl atau Fight The Future untuk didendangkan terus menerus. Tetapi ketika saya membaca blog salah satu personel band tersebut tadi pagi. Dan mendapati kisah awal terciptanya lagu Malino ini. Akhirnya lagu ini menjadi playlist favorit saya. Karena kisah lagu tersebut telah merengkuh dan merasuki saya. Ya begitulah manusia (khususnya saya) mudah berubah.

Baiklah man teman. Selamat berakhir pekan :D :D

[repost note FB] jumat malam

jumat malam

June 15, 2012 at 7:58am
Kau hadir malam ini melalui sahabatqu..
Kau menunjukkan rasa sayang-Mu dengan cara-Mu sendiri..

Terima kasih y ALLAH untuk malam ini :D

[repost note FB] Dongeng... (4)

Dongeng... (4)

April 22, 2012 at 7:34am
-akhir kisah 3 tukik sekawan-

Mydas land tempat yg tepat untuk ketiga tukik sekawan tukikbul,tukikbie dan tukikcil. Bagi mereka Mydas land bagaikan taman kanak-kanak dengan kakek penyu sebagai penjaganya. Di sana mereka bisa bermain, berlatih berenang ataupun bertindak nakal dengan menggoda para burung cory. Tapi segala kenikmatan yang ada di Mydas land tidak lama dapat dinikmati. Karena pada suatu hari terjadi...

DDDHHHHHUUAAAAAAARRRR...

ledakan pukat ikan menghancurkan Mydas land. Ulah manusia yg tidak bertanggung jawab itu menghancurkan tempat teraman bagi para tukik. Tukik yang berhasil selamat dari ledakan, lari berhamburan menyelamatkan diri mereka masing-masing. Sayangnya kakek penyu terkena ledakan pukat ikan itu. Beliau hanya bisa pasrah dan membiarkan dirinya perlahan-lahan tenggelam ke dasar lautan. Tukikbie melihat saat-saat terakhir kakek penyu.
"Kakeekkkk.." teriakan sedih tukikbie. Tukikbie dan tukikcil menghampiri kakek penyu. Kakek hanya menggerakan tungkai kanannya saja dengan lemah. Isyarat itu meminta tukikbie dan tukikcil untuk segera pergi dari Mydas land demi keselamatan diri mereka sendiri. Dengan sangat berat tukikbie dan tukikcil menuruti permintaan terakhir kakek penyu. Mereka berenang secepatnya tanpa berani menoleh ke belakang lagi.

Saat ledakan itu terjadi, tukikbul dan tukikcan sedang tidak berada di Mydas land. Tukikcan sedang berkelana mengarungi samudera luas. Ritual yang biasa tukikcan lakukan sendiri. Dan kini ritual itu diikuti oleh tukikbul. Tukikbul selalu setia menemani tukikcan untuk mengarungi samudera.
"tukikcan, aqu ingin kembali ke Mydas land sekarang. Perasaanqu tidak enak. Apa kamu masih mau melanjutkan ritualmu??" tanya tukikbul setelah merasa sedikit guncangan di laut.
"tidak..sudah cukup untuk hari ini..mari kita pulang" jawab tukikcan sambil memimpin tukikbul menuju arah pulang.
Sesampainya di Mydas land, mereka hanya menemukan serpihan terumbu karang yang telah hancur. Kaget menyaksikan "rumah" mereka yang telah hancur sampai tukikcan merasa dia salah arah pulang.
"tidak..Mydas land tidak seperti ini" seru tukikcan untuk meyakinkan dirinya sendiri kalau yang dia lihat itu salah atau mereka yang salah arah pulang.
"tukikcan..liat ke arah sana" tunjuk tukikbul ke seekor penyu yang terkapar di atas serpihan terumbu karang. Iya penyu tersebut adalah kakek penyu. Tukikcan segera menghampiri kakek penyu. "kakeekk..apa yang terjadi??" tanya tukikcan yang sedih menyaksikan kakek penyu yang terluka di sisi sebelah kiri. "aaaddaa leeddaakaann" jawab kakek penyu dengan terbata-bata. "lalu di mana para tukik lainnya kek??tukikbie dan tukikcil apa mereka selamat??" sahut tukikbul..
"meereeekaa see..laa..maaattt, haanyaa saa..tuu tem..paatt yang mem..buuaaatt kali..aann beerr..kuumm..pull laa..gii" setelah memberikan penjelasan itu, kakek penyu pergi untuk selama-lamanya.
Tukikcan geram melihat ini semua. Rasa sesal menyelimuti perasaannya. Kenapa dia tidak ada saat peristiwa itu terjadi. Namun semua telah terjadi, saat ini tukikcan hanya memiliki tukikbul teman yang setia mendampingi. Begitupun sebaliknya tukikbul hanya memiliki tukican. Waktu terus berjalan. Masa juvenil mereka telah terlewati. Dan tukikbul serta tukikcan resmi menjadi penyu dewasa.

#di belahan Samudera lainnya
"Penyubie, aqu kangen sama tukikbul. Seperti apa ya dia sekarang?" tanya penyucil
"Penyuciill..jika tukikbul masih tetap hidup seperti sekarang. Diapun sudah menjadi penyu dewasa seperti kita" jawab penyubie sambil tersenyum :D
"Oh iya ya hehe...kita mungkin bertemu lagi dengan penyubul gak ya??" tanya penyucil dengan polosnya
"Pasti..pasti kita berkumpul lagi suatu saat nanti" dengan yakin penyubie menjawab pertanyaan penyucil. Karena ia tahu bahwa ada satu tempat yang dapat mempertemukan mereka lagi.

#Maret 2012
Ada saatnya di mana penyu betina harus mendarat ke pantai untuk bertelur. Untuk penyu hijau masa pendaratan untuk bertelur paling banyak terjadi sekitar bulan Juni-Oktober. Tetapi sepanjang tahunpun memungkinkan para penyu betina untuk mendarat dan bertelur. Seperti bulan ini. Bulan Maret adalah saat di mana penyubie dan penyucil kembali ke pantai untuk bertelur. Sementara para penyu betina naik ke pantai untuk bertelur, maka para penyu jantan dengan setia menunggu di laut sekitar pantai tempat penyu betina bertelur.
Penyu-penyu jantan asik berbincang-bincang di lautan. Mendengar percakapan tersebut, penyucan menoleh dan segera menghampiri kedua penyu jantan itu. Penyucan dan kedua penyu jantan saling berkenalan. Mereka mengobrol dan bercerita banyak hal. Penyucan menyungginggkan senyuman terindahnya setelah mendengar kisah kedua penyu jantan itu. Dia tidak sabar menunggu penyubul selesai bertelur dan menceritakan semua yang telah ia dengar.

Penyubul selesai bertelur dan kembali ke lautan menghampiri penyucan. Dengan senyum penyucan menyambut penyubul dan memperkenalkan kedua penyu jantan. tak lama setelah itu penyubie dan penyucil datang dari arah belakang. Akhirnya tiga tukik sekawan berkumpul kembali.


-pangumbahan, 22 Maret 2012-